GELAR KARYA DAN FLS3N

Gelar Karya dan FLS3N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) merupakan dua ajang penting dalam dunia pendidikan di Indonesia yang fokus pada pengembangan bakat, kreativitas, dan potensi peserta didik.

Meskipun kerap diselenggarakan secara bersamaan di banyak sekolah, keduanya memiliki latar belakang dan tujuan yang sedikit berbeda.

1. Gelar Karya

Gelar Karya biasanya diselenggarakan sebagai puncak pelaksanaan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dalam Kurikulum Merdeka.

  • Fokus Utama: Wadah bagi siswa untuk memamerkan, mempresentasikan, atau menampilkan hasil proyek yang telah dipelajari selama periode tertentu.

  • Bentuk Kegiatan: Pameran produk (kerajinan, teknologi tepat guna, olahan makanan), pertunjukkan drama/tari tema lokal, serta presentasi aksi sosial atau lingkungan.

  • Tujuan: Menanamkan karakter Pancasila (gotong royong, kreatif, bernalar kritis, mandiri, dll.) dan melatih keberanian siswa dalam memublikasikan karya mereka kepada warga sekolah dan masyarakat.

2. FLS3N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional)

FLS3N adalah wadah kompetisi resmi di bidang seni yang diselenggarakan secara berjenjang oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbudristek.

  • Fokus Utama: Ajang kompetisi bakat dan seni siswa dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga PKLK.

  • Cabang Lomba Populer:

    • Seni Pertunjukan: Menyanyi solo, tari kreasi, baca puisi, pantomim, gitar duet, monolog/teater.

    • Seni Rupa/Desain: Gambar bercerita, kriya, desain poster, komik strip, fotografi.

  • Tujuan: Menjaring talenta-talenta muda unggul di bidang seni untuk berkompetisi mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.